youmecho on vacation
setiap perjalanan punya banyak pelajaran.dan destinasi yang kita tuju adalah harapan.
Rabu, 02 Januari 2013
Telusur Pantai Gunung Kidul
Dewasa ini pantai Gunung Kidul, Yogyakarta cukup ramai dibicarakan.
ya karena pesonanya yang menawan. biru lautnya yang bikin nyaman.
dan tidak sedikit yang masih terbilang baru.
beberapa pantai masih belum terkenal. bahkan tidak ada di "palang" petunjuk.
maka jika hendak menuju pantai yang tergolong "perawan" anda harus detail mencari petunjuk. mungkin kini bisa sedikit terbantu dengan adanya GPS atau alat bantu sejenisnya.
Gunung kidul merupakan salah satu kabupaten di DI.Yogyakarta. akses jalan menuju gunng kidul terbilang susah-susah gampang. berada di selatan propinsi Yogyakarta. kontur jalan yang berliku. naik turun. ke-hatihatian sangat diperlukan. dari kota Yogyakarta diperlukan waktu kurang lebih 2-3 jam. tergantung kedalaman(pelosok/nggaknya) si pantai tersebut. setiap pantai mempunyai khas tersendiri. dari bebatuannya ataupun sudut pandang. bagi penikmat senja atau anda yang setia menanti metamorfosis terbit atau tenggelamnya matahari, harus pintar-pintar emncari spot yang tepat. karena tidak semua pantai dapat dengan "tepat" mendapat pemandangan sunrise atau sunset yang indah.
kenapa begitu???...karena beberapa pantai ada yang berbatasan dengan tebing tinggi di barat ataupun timur pantai, yang kadang sedikit menghalangi syahdunya metamorfosis sunrise atau sunset :)
Harga makanan diwarung sekitaran pantai juga cukup manusiawi. Maksudnya tidak mentang-mentang ditempat wisata lalu dimahalin. Mie instan cup kisaran 6.000 rupiah. Kelapa muda utuh 7.000 rupiah. #FYI aja.heee
*persiapkan fisik,mental nyasar,mental berkendara, mental jalan dlm kesepian jalan.
Perhatikan bahan bakar. usahakan bensin full tank saat mulai perjalanan. jika akan mengunjungi 1-2 pantai, cukuplah 2 liter. namun jika akan mengelilingi pantai, persiapkan saja persediaan bensin.
*Jangan lupa bawa perbekalan logistik; baik itu air minum ataupun cemilan.
dan sepertinya...catatan penelusuran pantai gunung kidul akan saya ulas satu persatu :)
wandey trip to Dieng
25 Juni 2012
Trip kali ini bersama teman-teman kampus. Ada mba’siska,mba’irma,mer,yani,dan saya nurul.
Kok ada yang dipanggil mba’?iya...secara umur diatasku.lebih nyaman manggilnya pake “mba”.
*personel wandey trip to dieng*
Tujuan utama yaitu Dieng Plateau. Terletak di wonosobo. Berbekal info seadanya tentang transportasi, biaya, lokasi yang dituju ataupun estimasi biaya. Dari info yang kami dapat, lama perjalanan sekitar 3-4 jam. Sehingga kami putuskan untuk berangkat pagi.
Senin, pukul 07.00 ...meeting point di Terminal Jombor. Senang mereka datang tepat waktu. Gak molor.
Di terminal, saat itu masih terbilang belum terlalu padat. Maklum Jombor memang bukan terminal utama di Yogya. Terminal Jombor biasa dimanfaatkan bagi penumpang ke arah Jawa Tengah; Magelang, Semarang, dan sekitarnya.
Satu per satu motor kami merapat, kemudian mencari tempat parkir. Setelah parkir aman. Kami langsung mencari bus sesuai petunjuk. Awalnya kami ditunjukkan bus patas, ooow tapi bukan bus itu yang kami tuju. Melainkan bus biasa aja.
Dengan berlari kecil, kami menuju bus. Tidak lupa tanya tujuan tentunya.
Sekitar pukul 7.30 bus bergerak. Melaju. Melintasi jalan Magelang. Mengejar satu-per-satu kendaraan lain. Melewati lampu lalulintas dengan cepatnya. Biaya bus Rp 8.000/orang.
Perjalanan lancar. Pukul 8.21 kami tiba di terminal Magelang. Dan melanjutkan perjalanan menuju kota Wonosobo, menggunakan minibus. Seperti di terminal pada umumnya, ini harus diperhatikan...saat turun dari bus, waspadalah dengan barang bawaan anda! Di bawah sudah banyak kenek bus lain yang menyambut dengan teriakan-teriakan kota tujuan akhir bus. Wonosobo-parakan-dll. Bus slanjutnya yang kami cari ialah bus tujuan Wonosobo. Huph!!!...dapatlah bus yang kami cari. Dengan aga’ ragu-ragu kami naik. Yang membuat kami ragu ialah mba’irma yang notabene pernah melakukan perjalanan ke arah Temanggung, merasa bukan bus itu yang seharusnya kami tumpangi. Namun setelah wawancara singkat ke orang sebelah, dinyatakan benar ini bus tujuan kami, namuuun bus itu hanya sampai Parakan, setengah perjalanan menuju Terminal Wonosobo. Hmmm...baiklah.
Jadi, seharusnya dari terminal Magelang itu cukup naik minibus SATU kali, tapi kali ini kami harus DUA kali;turun di Parakan kemudian lanjut ke Wonosobo.
Alhamdulillah aku menikmati setiap perjalanan. Sebelahku seorang siswa sekolah, ketika kutanya, ia menjawab tidak tahu. Hmmmm...pie tho mba’? akhirnya berdiskusi dengan mba’irma, coba tanya ke penumpang lain “sebenernya ini bus tujuan mana?”. Hahaaay perjalanan yang penuh tantangan, tantangan wawancara, tantangan untuk percaya, tantangan menahan lelah, dan tantangan lainnya. Di bangku seberang Yani yang mulai aga’ pusing-pusing, secara Ia belum sarapan #penthung!.
Dibangku belakangnya ada Mer yang menutup hidungnya dengan tissue, sudah tampak bosan sepertinya. Eheee...maaf ya Mer,perjalanannya emang mesti kaya’ gini. Mer duduk di sebelah mba’Siska yang mungkin sudah merasa lelah. Dari raut wajahnya tampak pasrah. Baiklah temaaanszsz....semmangaaaath!
Bus lumayan penuh. Beberapa orang yang kami tanya tidak mengurangi keraguan kami. Fiuh..hanya busa berdoa, semoga diberikan kebenaran akan yang kita pilih. Dan akhirnya kami putuskan coba tanya ke kenak, yang sedari tadi ngotot banget bahwa ini bus menuju Wonosobo. Daaan..jreng jreeeeng... si kenek menjawab aga’ berteriak “emang mba’nya mau kemana? || wonosobo mas || ya ntar turun Parakan. Lanjut bus lainnya” #tuuuhkaaaan bener kaaaan....
Sampai di terminal, kami turun, langsung dilanjutkan dengan bus berikutnya menuju Kota Wonosobo.
Ukuran bus kecil..minibus gitu lah. Bus masih kosong. Kami duduk berpencar. Aga’ ditengah. Kemudian pak sopir bertanya “turun mana mba’? || Wonosobo pak || duduk belakang aja gak papa mba’...masih jauh banget||” .tetooooot.....mendengar pernyataan itu sempet drop..perjalanan masih jauh.fiuuuh....
akhirnya kami duduk memenuhi kursi belakang. Bus itu dipenuhi oleh penumpang yang rata-rata ibu-ibu menjelang tua dengan bawaan yang super banyak, berkarung-karung. Nikmatilah ^_^
Karena tenaga sudah terkuras sekian persen, kita gunakan kesempatan yang langka ini untuk istirahat alias merem alias tidur. Penumpang silih berganti.naik-turun. Dari pemuda hingga petua. Dari yang jarak pendek, hingga jarak jauh.
Ada hal yang tak busa dilupakan suatu kejadian di atas bus itu. Saat kondisi bus ramai padat oleh penumpang, ada seorang pemuda mengenakan t-shirt biru muda yang dipadankan celana jeans biru tua lengkap dengan ransel yang tidak terlalu berat, jam tangan trendi dan sepatu pantople-nya plus kupluk khas dikepalanya. Terlihat parlente memang. Awalnya ia berdiri didekatku. Kemudian berpindah di bangku paling belakang saat penumpang sebelumnya turun ditujuan. Pemuda itu duduk di sebelah kanan Mer. Dengan posisi duduk yang agak kikuk ia mencoba mencari celah untuk busa mengambil peluang untuk melakukan pekerjaannya. Apa itu???...coba tebak!!!
Tak lama kemudian, dan masih dikondisi bus yang penuh sesak itu tibalah di terminal Wonosobo, saatnya kami turun. Kami tak sempat bersiap. Tau-tau udah diteriakkin “mba’e pojo’an mudhun kene mba’...” (mba-nya yang dipojokan, turun sini mba). Kami turun. Menyesak-menyeruduk-menyusup satu-per-satu penumpang agar busa lolos dari kerumunan di bus itu. Dan eeeeitz...ransel milik mba’Siska terogoh oleh tangan pemuda itu..oh no...ia lah seorang coppeeeeet sejati. Untung saja tak ada barang berharga dikantong ransel bagian depan yang berhasil dirogoh pencopet itu. Alhamdulillah..gak ada barang yang hilang.
Shock???tentu saja masih shock. Sementara personel lain asik bercerita tentang si copet itu dan berusaha menenangkan diri dari shock terapi, dan yang lain berusaha mencari jalan-transportasi sambungan untuk mencapai dieng. Kalo dari petunjuk yang kami peroleh, dari terminal ini naik angkot kecil, bilang aja mau ke wisata dieng. Ntar dikasih petunjuk sama petugas sana. Alhamdulillah masih ada orang baik. Si bapak memberhentikan sebuah angkot dan sedikit bicara dengan sopirnya, sepertinya bilang kalo ada kami, panumpang cewe’cewe’ ini yang mau ke dieng, mohon dihantarkan ke tujuan. Ongkos angkot Rp. 2000,- per orang. Tidak lamu perjalanan di angkot, sekitar 15 menit saja. Sudah diturunkan di terminal (apa y namanya...lupa...bahkan gak ada namanya...heee). dan....fiuuuuh....masih ada armada yang mesti kita tunggang lagi. Dan ini yang terakhir. Syukurlah...
Sedikit saya wawancara dengan bapak kenek. Hingga berujung tawarannya untuk nge-guide kita. Hmmm kulemparkan jawaban ke teman-teman...setelah pertimbangan pwanjaaaang akhirnya kita putuskan untuk menerima tawarannya. Di-guide-in + masuk obyek wisata bisa nego + dianter pulang sampe terminal wonosobo. Eheee...itulah hasil nego kami. Tawar-menawar harga dan diputuskan 200.000 bersih .
**********
Setelah melewati jalan yang berkelok, naik turun,...akhirnya sampai juga kami ditujuan.
Dan ya’....waktu menunjukkan pukul 12.30an..itu artinya kami telah menempuh waktu 5 jam dari Jogja. Wuooooow... sampai di lokasi, kami istirahat sejenak dan sholat. Kemudian langsung ke Telaga Warna.
*telaga warna*
Hawa dinginnya memaksa masuk pori pori kulit. Aroma belerang juga tak kalah menusuk penciuman. Namun semangat kami mengalahkan semua nya.
Setelah berkeliling telaga warna dan telaga Pengilon.Kami lanjutkan ke kawah sikidang. Kawah belerang yang baunya kagak nahaaaan. ...turun dari minibus yang kami tumpangi banyak pedagang menjajakan masker.
*kawah sikidang*
Hawanya masih dingin. Namun lebih terasa hangat karena kita mendekati uap panas dari belerang. Sejanak kami di sana. Kemudian dilanjutkan untuk santai sekedar membeli oleh-oleh. Yang khas dari Wonosobo ialah rica-rica, sayur-mayur yang terbilang unik misalnya baby potato dan terdapat cabe dengan ukuran besar.
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 4 sore. Dikarenakan terbatasnya armada menuju terminal wonosobo, dengan (agak) berat hati kami putuskan untuk beranjak pulang.
Minibus melaju dengan gayanya. Menuju terminal. Namun sayang, seperti yang kami khawatirkan, armada sudah kembali ke peraduaannya masing-masing. Harap-harap cemas. Bagaimana tidak, apa yang terjadi kalau kita kehabisan transport?!..nginep?! sepertinya bukan pilihan tepat. Karena salah satu dari kami ada yang sudah bersuami [terus kenapa?!heee]
Akhirnya, bapak sopir baik hati itu dengan rela mengantarkan kita menuju Kota Wonosobo. Memudahkan kita tuk bertemu bis dari arah Semarang yang menuju Yogyakarta. Alhamdulillah..masih kebagian bis. Walau cukup berdesakan, secara itu bis terakhir. Tak masalah. Yang penting ke angkut :)
*
saran: kalo mau ke Dieng, lebih asyik pake kendaraan pribadi.tujuan wisatanya banyak,jd asyik kalo dr satu tempat ke tempat lain.
bawa baju hangat.
kalo trip sehari, jangan lupa atur waktu seefisien mungkin.karna transportasi-nya terbatas.
*next...aku critain trip dieng pake nginep :)
Rabu, 17 Oktober 2012
Semeru #2 Damainya bersamamu
22 Agustus 2012, sekitar pukul 10.30 Matarmaja extra Lebaran merapatkan kotak besinya di stasiun Malang.
Alhamdulillah semua personel lengkap dengan kondisi sehat walafiat.
oh iya, review sebentar ya pengalaman selama perjalanan...
Nurul dan Hamzah berangkat dari Jakarta. Kemudian 3 personel lain yaitu Mba' Nina, Mba' Lia dan Mas Adhi naik dari Semarang. Di depan kami ada seorang sepasang ibu-bapak dengan balita-nya kutaksir usianya sekitar 3-4tahun.
Tengah perjalanan, sebelum rombongan Semarang gabung, sempat ada pembicaraan dengan si bapak. si bapak berkomentar "loh...saya kira kalian kakak adik, abisnya muka mirip" #jlep...mirip dari mana pak?!?! kita cuma senyum manis asam asin kecut aja...kata orang,mirip itu jodoh. di-Amin-kan saja ^_^ (terus kalo gak mirip?gak jodoh? || ya mboh yo )
Sekitar pukul 2 dini hari, Matarmaja merapat di stasiun Semarang. Naiklah trio tersebut. kenalan dulu (maklum baru pertama ketemu). memposisikan tempat duduk senyaman mungkin. Karena bagasi atas sudah penuh, padahal bawa'an kita naujubile gedhe nan banyak. Keril keril tak berdosa itu mesti terseret seret masuk kolong, dibolak balik, diinjek, keluarin lagi, diseret lagi, puter lagi, masuk kolong lagi...sabar y keril #puk'puk
deru mesin kereta memenuhi pendengaran kami
ini sudah dini hari beranjak pagi
masih subuh yang sama tiap hari
subuh yang selalu dirayakan muslim sedunia
tapi kini, kami rayakan denga berbeda
didepan kami...si adhe' balita itu..sudah terbangun dari tidurnya.kemudian dipangku oleh ibunya.
menatap jendela.menanti mentari.dengan rasa bangga si ibu berseru "iiih itu mataharinya terbit.bagus kan"...mb'lia mba'nina pun tersenyum mesra...ya mungkin di Jakarta si adhe' belum pernah matahari terbit sebegitu indahnya.
perlahan naik ke peraduannya. menjalankan tugasnya. memberi kehangatan pada bumi. tanpa henti. tanpa bosan. Alhamdulillah..
sebagian penumpang sudah turun. bisa duduk lebih leluasa.dan meneruskan tidur.ehey :)
perut sudah dalam kondisi minta donasi.
sebungkus nasi.sangat membantu kami.
ibu-ibu penjaja nasi.dipanggil oleh kami.
ada pecel.nasi ayam.harga kelas ekonomi.
pagi itu..berita kurang asyik mewarnai perjalanan kami
salah satu personel, keberangkatan dari Bali, Edward batal berangkat.
kenapa coba?!coba tebak kenapa?!...yeah...telat bangun katanya. nahloh pie jal?...yasudah batal berangkat.tiket hangus dan....kami tetap pergi tanpa Edward :(
Masinis dengan setia menjalankan tugasnya.
membawa rangkaian kereta ini menuju tujuan akhir. MALANG :)
dan ditujuan akhir...MALANG...kami turun.
banyak juga pendaki lain satu kereta dengan kami.
keril besar.laki-perempuan.tanpa canggung saling menyapa.
ada yang mau ke Semeru.Arjuna.danlainlain
aura gunung-nya udah kecium niy...ahiiiw :)
di luar stasiun, kami sudah ditunggu oleh penerima tamu kita...taraaaa....kita sambuuut----> Mas Faaaa....(baca mesti tereak!!) disamping pu'un depan stasiun. MasFa dengan ransel unyu'nya menambah ke-unyu-annya...
dia sudah menunggu dengan Mas Yunan.termasuk rombongan kami dari Jogja.dan dia juga udah kenalan sama pendaki Semeru lain. alhasil tim kami jadi ber...(ngitungsejenak) 11 lah kirakira :p
masFa yang baik dengan lihainya tawarmenawar sama sopir angkot, tuk mengantarkan kita ke Tumpang.eitz..mana itu Tumpang?!Tumpang adalah.....(buka gugel)ah...Tumpang itu ya nama daerah.tempat kita transit tuk kemudian ganti transportasi.
tawar menawar harga udah kelar.keril keril udah naik diatap angkot.makhluk mahkluk udah masuk angkot.masFa udah rela melepas kita pergi. Loh..masFa gak ikut?! kagak!dia cuma jadi calo angkot doank.eheee
di angkot menuju Tumpang!
kenalan pun dimulai.secara kita adalah gabungan dari beberapa tim.
yupz..saya absen sesuai ingatan saya ya..
1. mba Nina (Semarang)
2. mba Lia (Semarang)
3. mas Adhi (Semarang)
4. a' Hamzah (Jakarta)
5. Nurul (buntute hamzah)
6. mas Yunan (Jogja)
7. mas Rafiq (Jakarta)
8. Jo (Jakarta)
9. Sisko (Jakarta)
10. mas Eko (Jakarta)
11.mas Yahya (Jakarta)
sejenak kita mampir dulu di pasar. pak sopir paham beneur deh >.<
pasar tradisional ada yang beli sayur mayur.nah, itu masternya si mas Rafiq.
nambah-nambah logistik di minimarket.
setelah belanja selesai.lanjut ke Ca'Laman...siapa itu ca'Laman?...(gugel lagi?!nggak lah)..ca'Laman ialah pemilik truk yang akan mengantar kita menuju Ranu Pane (hmmmm....deg2an ngetik Ranu Pane).
dirumah ca'laman kita bisa numpang mandi, sholat..jika lagi beruntung bisa disodorin makan.didepan rumahnya ada hamparan tebu yang luas.Monggo..silahkan ditebang kalo mau.disediakan golok dari ca'laman...ca'laman baik deh.Smoga sehat slalu.berkah.lancar rizkinya.amin :)
mandi.sholat.makan.packing ulang.rebes semua 'gan!
siap brangkat kita.
Bismillah....keril udah naik truk.kami yang wanita duduk depan samping pak sopir yang sedang bekerja mengendai truk supaya baik jalannya.hay...(malahnyanyi!)
transportasi menuju Ranupane bisa diakses dengan truk atau jeep.
jeep lebih mahal tentunya.
perjalanan kurang lebih 2jam.
jalan yang berliku.naik turun.belok belok.hmmm..kalo gak berpengalaman, aga' nakutin emang :)
ditengah perjalanan...truk berhenti sejenak, didepan kita pemandangan keren bernama Bromo (mrindinglagi)...ya Bromo.pengen banget ke BROMO.Insya Allah kapan kapan :)
sampai di Pane...turun dari truk.tak lupa siapkan fisik mental.
Fisik tentunya dengan makan.
di sana ada warung bakso, rawon, penyetan,dll...selagi masih nemu warung, kita makan dengan wajar yaaa...sebelum masuk ke dalam peradaban dunia yang berbeda.
seporsi rawon dan teh hangat. Subhanallah nikmatnya di nikmati saat seperti ini.
pukul 5 sore...kaki mulai melangkah.
menuju pintu gerbang mahameru. menuju puncak mimpi. menuju perjalanan panjang.
Senin, 24 September 2012
Menuju Semeru#1. Kenapa Semeru?!
Semeru?...ngapain ke sana?...
Mungkin sebagian orang berkomentar, apa sih enaknya naik gunung?...udah capek. Bawa keril berat. Masak sendiri seadanya. Mau ngapa-ngapain juga susah. Pas di puncak, Cuma dapet beberapa menit doank, turun lagi. Belom lagi resiko-resiko yang kemungkinan terjadi. Hmmm...
Itu mah pertanyaan dari orang yang gak tau dan gak mau tau gimana feel-nya muncak.
Lalu, kenapa saya terfikir untuk mendaki gunung?!..udah tau badan kurus kaya’ gini. Fisik juga gak yang strong banget. Sejauh-jauhnya jalan itu kurang-lebih 7 tahun lalu saat ikut pelatihan DIKSAR tuk anggota Pencinta Alam. Jalan kaki sepanjang Jogja-Parangtritis.eheeey ternyata saya kuat juga. Etapi itukan gak ada nanjak-nanjaknya, dan bawaannya juga perlengkapan seadanya. Gak ada tuh berat-berat bawa SB, mantel, logistik...
Namun, kekuatan niat saya yang bisa dibilang sih “penasaran” pengen nyobain mendaki gunung.
Sebenernya hasrat ‘ndaki gunung itu udah ada sejak lama, noh buktinya dari 7tahun lalu udah ikutan DIKSAR PA. Tapi ya apa mau dikata, emang belom diijinkan olehNya tuk gitu-gituan ya...
Semua itu terinspirasi dari novel “5cm” gagasan mas Donny Dhirgantoro. Sehingga rasa penasaran saya semakin menjadi-jadi.
Dan setelah membaca novel itu, saya pun punya impian tuk ndaki puncak Mahameru.
"...yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinanya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya.." [5 cm - Donny Dhirgantoro]
Begitu katanya, so...aku punya impian, wujudkan dengan usaha!
Tekad-ku kuat. Nekat-ku pun gak kalah kuatnya. Keduanya menyatu berjuang menjunjung mimpi mencapai puncak Mahameru.
Dan inilah...pendakian PERDANA saya.
PER...DA...NA... MENUJU DATARAN TERTINGGI DI PULAU JAWA ^_^
MAHAMERU...PUNCAK-nya SEMERU 3676 mdpl.
Selasa, 12 Juni 2012
bermesra ria bersama Kali Suci dan Indrayanti
Sabtu, 9 Juni 2012 pukul 05.00
Awan sudah mulai terang. Walau gradasi warna gelap memenuhi. Semangat membuka mata semakin menjadi. Terlebih saat kulihat layar nokia tanpa ada notification sms atau apalah...
Tapi jemari ini dengan riangnya mengetik mesej yang kukirim kepada pasukan renjer dari bandung. Sahabat-sahabatku.sahabat tanpa batas.sahabat menggila.sahabat yang berbobot :) (hallah...poko’e spesies spesies ini bisa membuat hari-hari menjadi bahagia sentosa nan sejahtera).
Pukul 05.00 tak biasanya jemari ini berjibaku didapurku istanaku. Entah kekuatan dari mana, bangun tidur dengan semangatnya aku bisa menggerakkan syaraf motorik memerintah membentuk suatu aktivitas yang disebut memasak. Itu karena kalian..sahabat-sahabat!!!
Menu pagi itu adalah capcay, bihun goreng, tempe goreng dan ayam fillet. Semalam, sambil nongton operavanjava aku prepare semua bahannya. Sudah dikupas dan dipotong. Kemudian masuk kulkas. Paginya tinggal sreng-sreng..
Sambil sms-an sama itu pasukan.sambil memasak. Hmmm...aku takut masakanku kurang enyak buat kalian. But, wotefer lah...ini cara-ku...cara-ku yang spesial memanjakan kalian. Aku pengen hasil karyaku kalian nikmati. Merasuk dalam tubuh kalian. (yuuukmasakyuuuk)..
(proses memasak di skip ya!!!)
*pukul 5.50... pemberitahuan dari “adik kiting” dan “moetchoe” kalo prameks telah membawa kalian menuju Jogja. Perkiraanku, satu jam mendatang kalian sampai. Aku perhitungkan pukul 6.30 aku berangkat menuju stasiun. Menjemput. Dan masakan semua sudah matang. Tapi eh tapi..diluar perhitungan...mungkin prameks-nya pun dengan semangat melaju di atas rel. Pukul 6.25 (kalo gak salah) udah di sms bentar lagi masuk Jogja. Nahloh...
Mereka naik prameks karena dapet tiketnya kereta Kutojaya. Kereta dari Bandung ke Kutoarjo.
Yaudin deh...dirampungkan sahaja...toh ada personel lain yang sudah stand by disana.heheheu....
Dan selepas memastikan semua masakan siap. Serta dandan ala kadarnya. Aku melaju naik my Bebee (beat beeru-ku) menuju stasiun tugu.
Yupz..seperti yang kuduga...mereka sedang asoy geboy putu-putu didepan stasiun. Maklum :)
Salam hangat terdahsyat buat kalian...bahagiaku.syukurku bisa ketemu kalian lagi.
Andong cantik mengangkut 6 pasukan heboh dari Bandung. Sedangkan aku langsung pulang ke rumah, finishing masakan. Nyiapin minum hangat, untuk menghangatkan kebersamaan kita.
Teh hangat sudah siap. Cemilan pembuka sudah oke. Nyapu-nyapu sudah ku-ulang. Tapi kenapa andong cantik itu tidak muncul juga mengantarkan kalian?...hmmmm....(usep-usep-dagu)
Menunggu dengan sabar campur gundah.sembari menongton acara televisi, kebetulan acara memasak bersama chef bara. Beberapa menit kemudian..krucuk-krucuk-krucuk...(heee kaya’ suara apa aja)...
Satu-satu muncul wajah kalian. Udah mirip andong aja #eeh..
*** duduk bersama diatas karpet biru. Meneguk hangatnya teh manis. Bercerita penggalan-penggalan kisah selama di kereta. Sepenggal cerita jenaka...kisah yang membuat Kang Andi mendadak berubah status menjadi “AYAH!” (wuooow)..
Menurut sumber terpercaya, ceritanya begini: pasukan itu kan duduknya terpisah. Kebetulan Teza, yang punya wajah paling unyu duduk terpisah jauh...saat pemeriksaan tiket...si bapak petugas berada di depan Teza...seraya berkata “tiketnya udah sama Ayah-nya”...(kuranglebihbahasanyagitudeh)..sejak saat itu kang andi menjadi ayah..#semogalekas!!!
Cerita-demi-cerita dengan ringannya keluar dari mulut manis mereka satu-per-satu. Sampai lupa bahwa kita punya tujuan inti. Tentu saja rasa enggan beranjak dari perkumpulan yang hampir menyerupai ibu-ibu arisan.
Dan akhirnya agenda diawali dengan sarapan. Jreng jreeeeeeng.....serasa designer yang mau mementaskan busana rancangannya di atas cat-walk...kali ini aku.masakan-ku akan berlenggak-lenggok dimulut manis mereka. Entah gimana rasanya...yang penting ini cara-ku yang spesial memanjakan kalian. Aku pengen hasil karyaku kalian nikmati. Merasuk dalam tubuh kalian.
Semua aman...
Selesai makan.mandi bergantian.bersiap...(proses skip)
Mobil siap. Jiwa raga pun siap. Dengan Menyebut Asma Allah...Kami siap memuali pertempuran ini #hayyaaaaa
Ngeeeeeeeeeeeeeeeng........ sampai di lokasi body rafting...Kali Suci pukul 12.30.
Lokasi tidak terlalu rumit. Yaa walau masuk ke pelosok-pelosok tapi papan petunjuk cukup membantu...
Di awali dengan sholat zuhur.
Mengenakan atribut pengaman seperti jaket pelampung. Helm. Dan....apa deh ya namanya itu..pengaman yang dikaki (gak tau namanya)...
Kami siap mengarungi sungai bawah tanah. Sungai dalam goa. Sungai berbatu. yang mempunyai ke-asyik-an tersendiri. Dari rumah pengelola, kita perlu jalan kaki untuk menuju sungai. Jalan menurun yang curam membuat kami makin semangat. Petualangan sesungguhnya dimulai saat aliran sungai memasuki relung gua yang gulita. Seperti bias....eksis dulu brooooo
Caaasssssh....satu ban mulai di”cemplungin”...dibasahin...yupz...petualangan dimulai
Airnya yang biru kehijauan terlihat kontras dengan warna coklat tanah, tebing karst, serta daun-daun yang meranggas sehingga menciptakan harmoni lukisan alam yang mempesona. Setelah semua duduk di atas ban pelampung, pengarungan sungai pun dimulai. Ban mulai bergerak seirama aliran air. Saat tiba di arus tenang maka tangan harus difungsikan sebagai kayuh supaya terus melaju, sedangkan saat memasuki jeram ban akan melaju dengan cepat serta berputar-putar mengikuti arus. Di beberapa titik yang penuh dengan bebatuan maupun jeram yang ekstrim dan sulit dilewati,
Sinar mentari perlahan menghilang. Dengan bertautan kaki satu sama lain. Beriringan kami menyusuri arus sungai. Penerangan bersumber dari headlamp pemandu. Penerangan sesungguhnya tentunya dari hati kita masing-masing. Kebersamaan. Tinggalkan ke-ego-isan. Semua di sini dalam kegelapan. Menuju cahaya. Menuju terang.
Saat arus tenang, dengan tenaga yang ada kayuhkan tangan. Saat arus deras, saatnya memacu adrenalin. Caaash....pyuuuurrrr....
Tetesan dari bebatuan sesekali turun_jatuh dimuka. Menurutku itu keren. Serasa dihujani air surgawi. Air murni. Dari batu alami. Beberapa kelelawar tampak bergelantungan_berterbangan. Maaf kami mengganggu istirahat kalian. Kami hanya ingin menikmati alamNya yang LUAR BIASA INDAH. Wisata petualangan ini adalah pertama kalinya di Indonesia dan ketiga di dunia
Alamnya sungguh bersahabat. Menyatu dengan kulit. Serasa tak mau lepas. Tak mau terpisahkan. Enggan untuk menyelesaikan pengarungan ini. Sungguh!!!
Sekitar 2 jam-an pengarungan kami lalui. Beberapa arus deras kita ulangi berkali-kali. “nagih” rupanya. Semacam candu.
Hingga di suatu titik..dimana sang pemandu menahan kami...dan berkata “yupz...berhenti disini”...ooooooh noooooo itu katakata yang sungguh tak ingin kami dengar :(
Dengan sabar pemandu yang terdiri dari 3 orang menunggu kami yang masih enggan naik ke daratan.
Hmmmm....dengan ucap syukur Alhamdulillah...kami cukupkan pengarungan.
Naik tebing dengan medan yang berat. Istirahat sejenak menunggu mobil pick-up yang menjemput.
Sampai di rumah pengelola..(sekitar)pukul 15.00... sajian teh hangat dan semangkok bakso dihidangkan. Tak cukup disitu, cerita demi cerita selalu menggema. Pengalaman tak terlupakan. Wajib hukumnya nyoba lagi. Selepas makan,ngeteh,mandi,dan sholat...kami melanjutkan petualangan menuju pantai Indrayanti.
17.00 tiba di pantai Indrayanti.
Pantai berpasir putih lembut. Aku membayangkan merica saat menyentuhnya. Tidak hanya pasir putih yang lembut saja, tebing, paduan gradasi warna langit menjelang senja, ombak yang tenang, per-sahabat-an, kedamaian hati begitu terasa.
Tak terasa pancaran cahaya mentari menghilang. Gelap. Berganti dengan hiasan bintang. Berkelip. Seolah menggoda jiwa untuk menetap ditempat. Menatap atap langit. Menggapit rasa syukur atas ciptaanNya yang LUAR BIASA. Ini baru secuil dari remah-remah keindahan lukisanNya. Remah keindahan yang diciptakan untuk Manusia. Kita cukup mengucap syukur...dapat merasakannya. Nikmatnya sebuah perjalanan...
bersama kalian..sahabatku..kang andi, mas yunan, mba ida, mucu', dhe'bro rian, teza, eka..terima kasih untuk jiwa jiwa yang menyatu :)
perjalanan yang tak biasa
selalu ada tawa dalam canda
selalu ada rasa dalam suka
bersama
*dan senandung dari winamp...
It don't have a job, don't pay your bills
Won't buy you a home in Beverly Hills
Won't fix your life in five easy steps
Ain't the law of the land or the government
BUT IT'S ALL YOU NEED
Love will hold us together
Make us a shelter to weather the storm
And I'll be my brother's keeper
So the whole world will know that we're not alone
photos by: Yunan
photos by: Yunan
Rabu, 06 Juni 2012
Mandadak Bandung
17 Mei 2012
kereta kahuripan mengantarkan pada sebuah sejarah perjalananku menuju Bandung.
flashback
rencananya long weekend itu aku gunakan untuk jalan sehat menanjak Gunung Gede Pangrango.
izin orang tua sudah dikantong.perlengkapan macam keril, sleeping bag, matras sudah ready diangkut.tapi rencana yang sudah ditata rapi itu harus dibatalkan karena eh karena hari senin-nya aku ada ujian.hmmmm...baiklah...belum jodoh juga untuk mendaki kala itu
di awal pekan itu,tersiar kabar sahabatku sakit di bandung.selama ini baru memantau via komunikasi jarak jauh aja siy.hingga akhirnya ia tergeletak di Rumah Sakit diBandung.RS.Boromeus disekitaran Dago
alih-alih pelarian gagal muncak,dan memanfaatkan keril yang ada.dan ini yang utama, rasa empati ke sahabat,,,akhirnya kuputuskan untuk menjenguknya.
bersama sahabat dari Jogja.yeah sebut saja mas Yunan
berbekal nekad,padahal belom punya tiket.
dari kereta ekonomi, bis, travel,ekonomi lagi,bisnis, semuanya udah dicoba..dan hasilnya nihil
alhasil,,,cuma bisa pasrah.dan pasrah itu jatih pada tangan calo.
RIGHT..akhirnya kita beli di calo
dua tiket ekonomi ditangan.dengan harga 70.000 dari hari harga normal 35000
sabodo teuing lah ^_^
pukul 19.00 kita sudah bersiap di stasiun lempuyangan
menunggu kotak baja itu menghampiri.yang ditunggu akhirnya datang.keril dengan isi yang tak penuh menjadi bahan tawa temen seperjalanan.
EMANG GUE PIKIRIN...heheeeee....
diperjalanan...banyak cerita yang terbagi.banyak kisah yang tertuang.
seorang bapak tua walo tidak renta duduk sendiri dikursi yang berkapasitas dua orang itu.pertanyaan pertama yang sebagai pembuka terlontar "turun mana pak?". "bandung" si bapak menjawab. "naik dari....." pertanyaan kedua. "dari kediri.stasiun pertama sampe stasiun terakhir". yeah..sepanjang perjalanan kereta bapak itu setia hingga tujuan.
Minggu, 08 Januari 2012
Lombok itu tidak pedas kawans!
backpacking...adalah impianku sejak dulu,
asyik aja kaya'nya kalo kemana-mana dengan modal ransel dan perlengkapan seperlunya.yang penting kondisi mendukung dan memadai.
entah itu solo backpacking(pergi sendiri),berdua,ataupun rame-rame sama sahabat.rasanya lebih enjoy memang.
perjalanan yang tak biasa.karena memang memerlukan persiapan cukup.dimulai dari kondisi diri,kondisi cuaca,kondisi kantong,dan kondisi-kondisi lainnya...
untuk itu,dengan sengaja aku membagi secuil cerita tentang pengalaman backpaker menyeberang pulau...
Pulau Lombok...pulau yang notabene punya pesona yang luar biasa Subhanallah indahnya.
dikelilingi lautan.terang saja,namanya juga pulau..
Pulau yang terletak di timur indonesia ini merupakan salah satu pulau tujuan wisata domestik maupun luar negeri.
tanpa tulis panjang lebar lagi..semoga secuil cerita-ku bisa jadi referensi temen-temen yang mau capcus menikmati liburan singkat nan hemat ^_^
Hari#1
Dimulai dari Jogjakarta.
pagi itu,Alhamdulillah didukung oleh cuaca yang cerah.Mentari seolah menemani gerak tiap langkah kami.senyum cerahnya tak pernah usai mendampingi langkahku...ya!Kamu :)
bersama seorang Teman saya...kita kuatkan tekad untuk benar-benar berkunjung_menyebrang pulau.
diawali dengan berbecak ria pagi hari.niat awal tarif becak setelah tawar-menawar seharga Rp.10.000 tapi tetap saja tak tega kalo dikasih segitu.soalnya ada jalan yang menanjak.ditambahin deh walo hanya 2000.semoga si bapak senang.
sesampainya di Stasiun Lempuyangan Jogja,tepat pukul 07.30 kereta Sri Tanjung tujuan Banyuwangi siap berangkat.harga tiket cukup Rp. 35.000/orang.
kereta kelas tiga ini merupakan kereta yang jalurnya lumayan panjang.bayangkan, 14jam kita lalui dengan posisi duduk yang melelahkan.sampe mati gaya dibuatnya.full music pula.full orang jualan.
di kursi sebelah,ada sebuah keluarga dengan dua orang anaknya.anaknya yang kecil tak ubahnya selalu minta jajan tiap orang yang menjajakan dagangan padanya.dari jajan es sampe mainan.hadeeeeeeuuuh jangan ditiru ya...backpacker jangan kebanyakan jajan.ntar jatohnya boros
tidak hanya keunikan penumpang lain yang memberi kesan.tepat didepan kita,2orang penumpang juga akan berlayar ke pulau sebrang, dengan tujuan Bali.berbagi cerita satu-sama-lain,akhirnya semakin erat dan tentu saja kita barengan menuju Bali.namanya mba' Endang dan mas Ami.domisili di Jakarta.banyak hal yang kita sharing tentang perjalanan masing-masing.
di tengah perjalanan,saat energi hp telah habis dan mengahruskan untuk ng'cas hp.tanpa sengaja mas Ami dan Hamzah berkenalan dengan rombongan yang terdiri dari 4orang Rani,Anti,dooooh dua orang lagi aku lupa namanya.
sampai di stasiun Banyuwangi Baru pukul 22.00
langsung kita menuju pelabuhan Ketapang.Tak perlu tawarmenawar angkot,karena kita menggunakan transportasi ciptaan Tuhan...KAKI.yupz...jalan kaki.gak jauh kok.
eitz...lamanya perjalanan dikereta membuat rindu dengan yang namanya glesotan,mampir bentar di Minimarket.beli keperluan seperlunya.obat masuk angin,susu,minum,dll.tanpa mengulur waktu,perjalanan dilanjutkan.
yeah...anggota kita sekarang DELAPAN ORANG.
sudah terlihat loket pembelian tiket kapal...
Rp.6000 per orang. kapalnya jalan tiap jam sekali.langsung aja menuju kapal.
satu jam perjalanan.penuh angin.
pukul 23.50 WIB tiba di Gilimanuk (01.00 WITA)
langsung keluar pelabuhan.jangan lupa!ada pemeriksaan identitas.Siapin aja KTP.
terminalnya gak jauh dari pelabuhan.
jangan lupa,tanya dulu tarif yang ditawarkan armada bis,takutnya dikenai biaya mahal.
sampai padhang bai rata-rata 40.000.
Biasanya bis nunggu penuh penumpang,jadi sabarlah menunggu.sembari menunggu,ada ibu yang jualan nasi,makan aja dulu.heeee...harga nasi perbungkusnya relatif murah kok. 4000 per porsi udah pake ayam.
Hari#2
pukul 02.30 WITA->bis baru saja bergerak-start jalan dari terminal.
dini hari masih di bis menuju padhang bai.
pukul 07.30 WITA-> yang menyedihkan adalah,ketika berpisah dengan rombongan lain. mba endang dan mas ami serta rombongan Rinjani turun di terminal ubung(denpasar).hmmm...pertemuan singkat yang sangat berkesan.terima kasih God...semua jadi mudah.
bis masih saja penuh penumpang.tempat duduk kosong silih berganti penumpang lain.
pukul 08.00 WITA->bis tiba di Pelabuhan Padhang bai tunggu kapal ready berangkat.sekitar pukul 08.57 WITA kapal berlayar.perjalanan hampir 4jam.lumayaaaan lama euy terombang-ambing dilautan.di awal perjalanan sih asik asik aja menikmati birunya laut dan pegunungan bali,tapi lama-lama mati gaya juga.saya memilih untuk tidur.daripada mabok laut juga kan.sholat dhuhur-ashar di jama qosor di kapal.mushola cukup memadai kok.
beda kereta,beda pula kapal...jika terasa lapar sebelum naik kapal,lebih baik beli makan dulu sebelum naik ^_^ dikapal kita cuma bisa liat laut biru.di dalam kabin kapal ada terpasang televisi.
tak lupa kami mencari teman backpacker lain.hmmmmm.....dengan mengandalkan obrolan ramah ala hamzah,akhirnya kami berhasil berkenalan.yeah....4orang remaja-remaji dengan tujuan yang sama. Fahri, Betha, Taufik alias baber dan ahong (nama panggilan red!).ternyata pertemuan ini ialah simbiosis mutualisme.rencana awal mereka rombongan banyak dan sudah booking penginapan dan sewa motor,namun teman mereka batal,sehingga penginapan jadi mubazir.berhubung kita dipertemukan,kasus mubazir terhindarkan deh.
jadilah kita berENAM.dengan rute yang sudah dirancang rapi oleh mereka.sepertinya nice trip banget.okelah...kita join.toh kita(berdua)juga buta lombok.heheeee....
sesampainya di Pelabuhan Lembar(13.49). kita carter mobil.eitz...WAJIB PINTER NAWAR..kalo nggak,bisa kena mahal banget.dari Lembar ke Mataram kita dikenai biaya 10.000 per orangnya.mobil cukup untuk 10 orang.
14.38 WITA sampai diPenginapan.dan istirahat.
kondisi kota mataram cukup ramai.harga makanan juga relatif tidak mahal.11-12 lah sama di Jawa.
malam hari kita berkeliling,nyobain ayam khas lombok.Ayam taliwang.
lanjut ke pinggir pantai senggigi.
tapi yaaa namanya juga malem.cuma dapet angin laut doank.heee
hari#3
ahaaaa....ini lah hari kita.tujuan utama ke gili trawangan.
8.30 bersiap dan berangkat.dengan 3motor matic sewaan.siap menjalani hari bersama panorama lombok.niceeeeeee.....
perjalanan yang cukup panjang.jalan yang berkelok.semacam jalan menuju puncak gitu deeeeh.berkelok kelok naik turun.mantap deh poko'e...
10.30 kita sampai di Bangsal.dari Bangsal kita naik perahu menuju Gili.ada 3gili yang bisa dikunjungi.tapi kami prefer Gili trawangan.tiketnya 10.000 per orang.
sampai di Gilitrawangan.langsung aja cari tempat yang asik tuk istirahat.taro tas.sewa alat snorkeling.enjooooying...
pantainya tenang.ramai tapi gak padat.jangan lupa pakai sanblok(read).kulit mudah terbakar.kalo bisa,jangan berenang telanjang badan,gak baik buat kulit.
gak terasa waktu udah siang.matahari udah terik.kita gak maksain deh tuk terlena menikmati gili trawangan.karena masih banyak objek yang hendak kita jabanin (bahasanya >_<).lagi pula...perahu tuk kembali ke bangsal juga terbatas.cuma sampe jam 6 sore aja. oh iya,disana banyak ada jajanan,tapi harga relatif mahal.standar bule.ATM juga udah ada. sewa alat snorkling rata-rata 20.000 per alat. yang gak bisa berenang,wajib sementara waktu lupakan ketidakbisa-anmu...coba aja nyemplung,pasti nagih... lanjut kita ke darat.nyebrang lagi ke bangsal. perjalanan pulang,kembali ke mataram. rekomendasi via jalan pantai senggigi.karena...serius sumpeh Subhanallah...sepanjang perjalanan,mata dimanjakan sepoy-nya angin laut,keindahan matahari terbenam.berhenti sejenak,isi perut.menepi di warung.menikmati kelapa muda 5000,pop mi 5000,gorengan 2000 dapet 3. fiuh...hari yang indah
sesampainya di mataram.tak lupa kita wisata kuliner.selain ayam taliwang,ada makanan khas namanya sate bulayak.sampai kita cabut dari lombok.belum berhasil mendapatkannya,karena selalu kehabisan :(
hari#4
menuju sendang gile.
wisata air terjun yang terletak dikaki gunung rinjani.
perjalanan cukup panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang dan mbulet.
jam13.00 kita lanjut mobiling menuju pantai kuta.tak disangka ternyata...medannya cuuuuuuuy...kagak nahaaaaaaan....muterin pulau lombok ciiiiiint...
sepanjang jalan melihat sekitar, dari lombok tengah,timur,barat...terlampaui.
liter demi liter bensin dituang.pantai yang dicari tak kunjung tiba.
dari sepi,ramai,sepi lagi...fiuh.hampir putus asa memang.namun tekad untuk nyobain air di kuta mengalahkan semuanya.lanjooooooooooot...
jam 17.25...yeah tiba dipantai kuta.perjalanan panjang yang melelahkan terbayarkan.pantai yang teduh.ombak yang tenang.pasir putih yang lembut.subhanallah...Indonesia Indah
ketika sedang menikmati senja di pantai kuta...muncul dua orang anak kecil penjaja gelang.
dengan teriakan khas anak kecil yang awalnya bagi kita mengganggu.namun lama kelamaan kami pun saling bercerita.namanya fritz dan Flora.tinggal di suku sade.mereka bercerita banyak tentang pantai kuta.tentang suku-nya.tentang sekolahnya.tentang tanjung Aan yang tak kalah indahnya.tentang bule-bule.tentang Indonesia.
ketika kutanya,,,"tau nama presiden kita gak?|tau|siapa?|esbeye|nama lengkapnya?|esbeye budiono...
weeeew...
dan kita menyanyi lagu Indonesia Raya bersama.
ternyata,dimana pun nyanyi nya,lagu Indonesia Raya bikin gemeter.apalagi dinyanyikan dipinggir pantai bersama sahabat,anak anak itu,dipelosok negeri.
hari#5
rencanya siang ini kami kembali pulang.
paginya kita keliling seputaran kota aja.biar gak capek banget.
menikmati bakso yang rasanya tetep aja sama dengan bakso pada umumnya.beli baju khas lombok.tak lupa kaos gambar jalur rinjani buat temen kita.
***********************
estimasi biaya:
kereta sritanjung(jogja-banyuwangi) 35.000
kapal ketapang-gilimanuk 6.000
bis gilimanuk-padhang bai 40.000
kapal padhang bai-lembar 36.000
carter mobil 10.000
penginapan 3malam 66.000
sewa motor 3hari 80.000
kapal bangsal-gili trawangan 10.000
kapal gilitrawangan-bangsal 10.000
sewa alat snorkeling @20.000 60.000
tiket sendang gile 2.000
bensin selama 3hari 50.000
biaya per-orang.
Alhamdulillah...terima kasih Ya Allah...telah memudahkan perjalan ini.
asyik aja kaya'nya kalo kemana-mana dengan modal ransel dan perlengkapan seperlunya.yang penting kondisi mendukung dan memadai.
entah itu solo backpacking(pergi sendiri),berdua,ataupun rame-rame sama sahabat.rasanya lebih enjoy memang.
perjalanan yang tak biasa.karena memang memerlukan persiapan cukup.dimulai dari kondisi diri,kondisi cuaca,kondisi kantong,dan kondisi-kondisi lainnya...
untuk itu,dengan sengaja aku membagi secuil cerita tentang pengalaman backpaker menyeberang pulau...
Pulau Lombok...pulau yang notabene punya pesona yang luar biasa Subhanallah indahnya.
dikelilingi lautan.terang saja,namanya juga pulau..
Pulau yang terletak di timur indonesia ini merupakan salah satu pulau tujuan wisata domestik maupun luar negeri.
tanpa tulis panjang lebar lagi..semoga secuil cerita-ku bisa jadi referensi temen-temen yang mau capcus menikmati liburan singkat nan hemat ^_^
Hari#1
Dimulai dari Jogjakarta.
pagi itu,Alhamdulillah didukung oleh cuaca yang cerah.Mentari seolah menemani gerak tiap langkah kami.senyum cerahnya tak pernah usai mendampingi langkahku...ya!Kamu :)
bersama seorang Teman saya...kita kuatkan tekad untuk benar-benar berkunjung_menyebrang pulau.
diawali dengan berbecak ria pagi hari.niat awal tarif becak setelah tawar-menawar seharga Rp.10.000 tapi tetap saja tak tega kalo dikasih segitu.soalnya ada jalan yang menanjak.ditambahin deh walo hanya 2000.semoga si bapak senang.
sesampainya di Stasiun Lempuyangan Jogja,tepat pukul 07.30 kereta Sri Tanjung tujuan Banyuwangi siap berangkat.harga tiket cukup Rp. 35.000/orang.
kereta kelas tiga ini merupakan kereta yang jalurnya lumayan panjang.bayangkan, 14jam kita lalui dengan posisi duduk yang melelahkan.sampe mati gaya dibuatnya.full music pula.full orang jualan.
di kursi sebelah,ada sebuah keluarga dengan dua orang anaknya.anaknya yang kecil tak ubahnya selalu minta jajan tiap orang yang menjajakan dagangan padanya.dari jajan es sampe mainan.hadeeeeeeuuuh jangan ditiru ya...backpacker jangan kebanyakan jajan.ntar jatohnya boros
tidak hanya keunikan penumpang lain yang memberi kesan.tepat didepan kita,2orang penumpang juga akan berlayar ke pulau sebrang, dengan tujuan Bali.berbagi cerita satu-sama-lain,akhirnya semakin erat dan tentu saja kita barengan menuju Bali.namanya mba' Endang dan mas Ami.domisili di Jakarta.banyak hal yang kita sharing tentang perjalanan masing-masing.
di tengah perjalanan,saat energi hp telah habis dan mengahruskan untuk ng'cas hp.tanpa sengaja mas Ami dan Hamzah berkenalan dengan rombongan yang terdiri dari 4orang Rani,Anti,dooooh dua orang lagi aku lupa namanya.
sampai di stasiun Banyuwangi Baru pukul 22.00
langsung kita menuju pelabuhan Ketapang.Tak perlu tawarmenawar angkot,karena kita menggunakan transportasi ciptaan Tuhan...KAKI.yupz...jalan kaki.gak jauh kok.
eitz...lamanya perjalanan dikereta membuat rindu dengan yang namanya glesotan,mampir bentar di Minimarket.beli keperluan seperlunya.obat masuk angin,susu,minum,dll.tanpa mengulur waktu,perjalanan dilanjutkan.
yeah...anggota kita sekarang DELAPAN ORANG.
sudah terlihat loket pembelian tiket kapal...
Rp.6000 per orang. kapalnya jalan tiap jam sekali.langsung aja menuju kapal.
satu jam perjalanan.penuh angin.
pukul 23.50 WIB tiba di Gilimanuk (01.00 WITA)
langsung keluar pelabuhan.jangan lupa!ada pemeriksaan identitas.Siapin aja KTP.
terminalnya gak jauh dari pelabuhan.
jangan lupa,tanya dulu tarif yang ditawarkan armada bis,takutnya dikenai biaya mahal.
sampai padhang bai rata-rata 40.000.
Biasanya bis nunggu penuh penumpang,jadi sabarlah menunggu.sembari menunggu,ada ibu yang jualan nasi,makan aja dulu.heeee...harga nasi perbungkusnya relatif murah kok. 4000 per porsi udah pake ayam.
Hari#2
pukul 02.30 WITA->bis baru saja bergerak-start jalan dari terminal.
dini hari masih di bis menuju padhang bai.
pukul 07.30 WITA-> yang menyedihkan adalah,ketika berpisah dengan rombongan lain. mba endang dan mas ami serta rombongan Rinjani turun di terminal ubung(denpasar).hmmm...pertemuan singkat yang sangat berkesan.terima kasih God...semua jadi mudah.
bis masih saja penuh penumpang.tempat duduk kosong silih berganti penumpang lain.
pukul 08.00 WITA->bis tiba di Pelabuhan Padhang bai tunggu kapal ready berangkat.sekitar pukul 08.57 WITA kapal berlayar.perjalanan hampir 4jam.lumayaaaan lama euy terombang-ambing dilautan.di awal perjalanan sih asik asik aja menikmati birunya laut dan pegunungan bali,tapi lama-lama mati gaya juga.saya memilih untuk tidur.daripada mabok laut juga kan.sholat dhuhur-ashar di jama qosor di kapal.mushola cukup memadai kok.
beda kereta,beda pula kapal...jika terasa lapar sebelum naik kapal,lebih baik beli makan dulu sebelum naik ^_^ dikapal kita cuma bisa liat laut biru.di dalam kabin kapal ada terpasang televisi.
tak lupa kami mencari teman backpacker lain.hmmmmm.....dengan mengandalkan obrolan ramah ala hamzah,akhirnya kami berhasil berkenalan.yeah....4orang remaja-remaji dengan tujuan yang sama. Fahri, Betha, Taufik alias baber dan ahong (nama panggilan red!).ternyata pertemuan ini ialah simbiosis mutualisme.rencana awal mereka rombongan banyak dan sudah booking penginapan dan sewa motor,namun teman mereka batal,sehingga penginapan jadi mubazir.berhubung kita dipertemukan,kasus mubazir terhindarkan deh.
jadilah kita berENAM.dengan rute yang sudah dirancang rapi oleh mereka.sepertinya nice trip banget.okelah...kita join.toh kita(berdua)juga buta lombok.heheeee....
sesampainya di Pelabuhan Lembar(13.49). kita carter mobil.eitz...WAJIB PINTER NAWAR..kalo nggak,bisa kena mahal banget.dari Lembar ke Mataram kita dikenai biaya 10.000 per orangnya.mobil cukup untuk 10 orang.
14.38 WITA sampai diPenginapan.dan istirahat.
kondisi kota mataram cukup ramai.harga makanan juga relatif tidak mahal.11-12 lah sama di Jawa.
malam hari kita berkeliling,nyobain ayam khas lombok.Ayam taliwang.
lanjut ke pinggir pantai senggigi.
tapi yaaa namanya juga malem.cuma dapet angin laut doank.heee
hari#3
ahaaaa....ini lah hari kita.tujuan utama ke gili trawangan.
8.30 bersiap dan berangkat.dengan 3motor matic sewaan.siap menjalani hari bersama panorama lombok.niceeeeeee.....
perjalanan yang cukup panjang.jalan yang berkelok.semacam jalan menuju puncak gitu deeeeh.berkelok kelok naik turun.mantap deh poko'e...
10.30 kita sampai di Bangsal.dari Bangsal kita naik perahu menuju Gili.ada 3gili yang bisa dikunjungi.tapi kami prefer Gili trawangan.tiketnya 10.000 per orang.
sampai di Gilitrawangan.langsung aja cari tempat yang asik tuk istirahat.taro tas.sewa alat snorkeling.enjooooying...
pantainya tenang.ramai tapi gak padat.jangan lupa pakai sanblok(read).kulit mudah terbakar.kalo bisa,jangan berenang telanjang badan,gak baik buat kulit.
gak terasa waktu udah siang.matahari udah terik.kita gak maksain deh tuk terlena menikmati gili trawangan.karena masih banyak objek yang hendak kita jabanin (bahasanya >_<).lagi pula...perahu tuk kembali ke bangsal juga terbatas.cuma sampe jam 6 sore aja. oh iya,disana banyak ada jajanan,tapi harga relatif mahal.standar bule.ATM juga udah ada. sewa alat snorkling rata-rata 20.000 per alat. yang gak bisa berenang,wajib sementara waktu lupakan ketidakbisa-anmu...coba aja nyemplung,pasti nagih... lanjut kita ke darat.nyebrang lagi ke bangsal. perjalanan pulang,kembali ke mataram. rekomendasi via jalan pantai senggigi.karena...serius sumpeh Subhanallah...sepanjang perjalanan,mata dimanjakan sepoy-nya angin laut,keindahan matahari terbenam.berhenti sejenak,isi perut.menepi di warung.menikmati kelapa muda 5000,pop mi 5000,gorengan 2000 dapet 3. fiuh...hari yang indah
sesampainya di mataram.tak lupa kita wisata kuliner.selain ayam taliwang,ada makanan khas namanya sate bulayak.sampai kita cabut dari lombok.belum berhasil mendapatkannya,karena selalu kehabisan :(
hari#4
menuju sendang gile.
wisata air terjun yang terletak dikaki gunung rinjani.
perjalanan cukup panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang dan mbulet.
jam13.00 kita lanjut mobiling menuju pantai kuta.tak disangka ternyata...medannya cuuuuuuuy...kagak nahaaaaaaan....muterin pulau lombok ciiiiiint...
sepanjang jalan melihat sekitar, dari lombok tengah,timur,barat...terlampaui.
liter demi liter bensin dituang.pantai yang dicari tak kunjung tiba.
dari sepi,ramai,sepi lagi...fiuh.hampir putus asa memang.namun tekad untuk nyobain air di kuta mengalahkan semuanya.lanjooooooooooot...
jam 17.25...yeah tiba dipantai kuta.perjalanan panjang yang melelahkan terbayarkan.pantai yang teduh.ombak yang tenang.pasir putih yang lembut.subhanallah...Indonesia Indah
ketika sedang menikmati senja di pantai kuta...muncul dua orang anak kecil penjaja gelang.
dengan teriakan khas anak kecil yang awalnya bagi kita mengganggu.namun lama kelamaan kami pun saling bercerita.namanya fritz dan Flora.tinggal di suku sade.mereka bercerita banyak tentang pantai kuta.tentang suku-nya.tentang sekolahnya.tentang tanjung Aan yang tak kalah indahnya.tentang bule-bule.tentang Indonesia.
ketika kutanya,,,"tau nama presiden kita gak?|tau|siapa?|esbeye|nama lengkapnya?|esbeye budiono...
weeeew...
dan kita menyanyi lagu Indonesia Raya bersama.
ternyata,dimana pun nyanyi nya,lagu Indonesia Raya bikin gemeter.apalagi dinyanyikan dipinggir pantai bersama sahabat,anak anak itu,dipelosok negeri.
hari#5
rencanya siang ini kami kembali pulang.
paginya kita keliling seputaran kota aja.biar gak capek banget.
menikmati bakso yang rasanya tetep aja sama dengan bakso pada umumnya.beli baju khas lombok.tak lupa kaos gambar jalur rinjani buat temen kita.
***********************
estimasi biaya:
kereta sritanjung(jogja-banyuwangi) 35.000
kapal ketapang-gilimanuk 6.000
bis gilimanuk-padhang bai 40.000
kapal padhang bai-lembar 36.000
carter mobil 10.000
penginapan 3malam 66.000
sewa motor 3hari 80.000
kapal bangsal-gili trawangan 10.000
kapal gilitrawangan-bangsal 10.000
sewa alat snorkeling @20.000 60.000
tiket sendang gile 2.000
bensin selama 3hari 50.000
biaya per-orang.
Alhamdulillah...terima kasih Ya Allah...telah memudahkan perjalan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)





