setiap perjalanan punya banyak pelajaran.dan destinasi yang kita tuju adalah harapan.
Rabu, 06 Juni 2012
Mandadak Bandung
17 Mei 2012
kereta kahuripan mengantarkan pada sebuah sejarah perjalananku menuju Bandung.
flashback
rencananya long weekend itu aku gunakan untuk jalan sehat menanjak Gunung Gede Pangrango.
izin orang tua sudah dikantong.perlengkapan macam keril, sleeping bag, matras sudah ready diangkut.tapi rencana yang sudah ditata rapi itu harus dibatalkan karena eh karena hari senin-nya aku ada ujian.hmmmm...baiklah...belum jodoh juga untuk mendaki kala itu
di awal pekan itu,tersiar kabar sahabatku sakit di bandung.selama ini baru memantau via komunikasi jarak jauh aja siy.hingga akhirnya ia tergeletak di Rumah Sakit diBandung.RS.Boromeus disekitaran Dago
alih-alih pelarian gagal muncak,dan memanfaatkan keril yang ada.dan ini yang utama, rasa empati ke sahabat,,,akhirnya kuputuskan untuk menjenguknya.
bersama sahabat dari Jogja.yeah sebut saja mas Yunan
berbekal nekad,padahal belom punya tiket.
dari kereta ekonomi, bis, travel,ekonomi lagi,bisnis, semuanya udah dicoba..dan hasilnya nihil
alhasil,,,cuma bisa pasrah.dan pasrah itu jatih pada tangan calo.
RIGHT..akhirnya kita beli di calo
dua tiket ekonomi ditangan.dengan harga 70.000 dari hari harga normal 35000
sabodo teuing lah ^_^
pukul 19.00 kita sudah bersiap di stasiun lempuyangan
menunggu kotak baja itu menghampiri.yang ditunggu akhirnya datang.keril dengan isi yang tak penuh menjadi bahan tawa temen seperjalanan.
EMANG GUE PIKIRIN...heheeeee....
diperjalanan...banyak cerita yang terbagi.banyak kisah yang tertuang.
seorang bapak tua walo tidak renta duduk sendiri dikursi yang berkapasitas dua orang itu.pertanyaan pertama yang sebagai pembuka terlontar "turun mana pak?". "bandung" si bapak menjawab. "naik dari....." pertanyaan kedua. "dari kediri.stasiun pertama sampe stasiun terakhir". yeah..sepanjang perjalanan kereta bapak itu setia hingga tujuan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar