bulan ini..Maret
kembali ku ke jakarta
dengan menumpang (tapi bayar) Kereta Senja Utama YK
duduk disebelah seorang bapak
sepertinya dosen, karena beliau membahas pekerjaannya dikampus
cerita kami berawal saat aku mengeluarkan novel Tere Liye yang baru aku beli dan (rencananya) akan kubaca diperjalanan..
namun,berbincang dengan teman sebelah sepertinya lebih menarik, fikirku.
ketika membuka halaman awal..beliau bertanya "suka baca novel y?"..kujawab "iya,lumayan pak.untuk referensi hidup"
"suka nulis?"
"hmmmm....nulis iseng,amatir sih iya,tapi gak serius pak.lum punya ilmunya"
"ooooo..."
singkat cerita...kami berbincang tentang asal usul,tempat tinggal,ke-jogjaan,dll.
dari sana, aku dapat menyimpulkan bahwa beliau adalah asli Jogja,yang kemudian kerja di Jakarta tepatnya di daerah Cibubur. mempunyai 3 orang anak yang sudah kuliah di Jogja.
beliau salut akan sistem kerja sang walikota jogja,kang hery (waktu itu,aku menebak namanya). banyak perkembangan yang terjadi saat kang hery menjabat.
karena saya kurang begitu faham tentang kang herry, saya lanjutkan diskusi tentang isue yang ramai, konon katanya "sri sultan didemo oleh FPI karna telah mengizinkan Ahmadiyah tetap ada dijogja"..yang kami bincangkan ialah tentang "perbedaan-perbedaan" yang ada di alam ini..Sehingga si bapak cerita tentang risalah beliau haji..(sempet mengelus dada..karna sejak awal,saya tidak berani menyinggung AGAMA, takut tersinggung.kini saya yakin bahwa beliau ialah Muslim)dan diskusi pun lanjut.
#..di setiap TEMPAT,waktu kita berada..sebisa mungkin kita wajib untuk menjadi yang bermanfaat bagi orang skitar..atau..mengambil manfaat dari kehidupan kita dari orang skitar#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar